GEMAR: Saat Ayah Hadir, Harapan Anak Bertumbuh

Table of Contents
Doc. Spemba: Kolaborasi yang bisa menjadi semangat

Pagi itu halaman SMP Utama Muhammadiyah Sumbang terasa berbeda. Bukan hanya karena agenda pembagian rapor semester, tetapi karena hadirnya para ayah—datang dengan langkah tenang, wajah penuh harap, dan hati yang ingin tahu. Inilah GEMAR (Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak), sebuah ikhtiar sederhana namun bermakna: menghadirkan ayah secara utuh dalam perjalanan pendidikan anak.

Rapor hari ini bukanlah tentang angka semata. Nilai tinggi patut disyukuri, nilai rendah bukan untuk disesali. Yang jauh lebih penting adalah proses belajar, ketekunan, dan karakter yang sedang tumbuh perlahan. Kami ingin para ayah melihat lebih dalam—melampaui deretan angka—menuju cerita tentang usaha, kedisiplinan, kejujuran, dan mimpi anak-anak kita.

Kepada para siswa, kami sampaikan satu pesan sederhana:
Nilai hari ini bukan vonis masa depanmu.
Ia hanyalah penanda perjalanan. Jika baik, pertahankan dengan rendah hati. Jika belum sesuai harapan, jadikan itu bahan bakar untuk bangkit dan belajar lebih sungguh-sungguh. Masa depan tidak ditentukan oleh satu rapor, tetapi oleh semangat yang tidak pernah padam.

Doc. Spemba: Terima kasih sudah hadir membersamai kami

Melalui GEMAR, sekolah berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara rumah dan sekolah. Kehadiran ayah adalah pesan sunyi namun kuat bagi anak: “Aku peduli. Aku mendukungmu. Kita berjalan bersama.” Dari sanalah kepercayaan diri anak tumbuh, dan dari sanalah mimpi-mimpi besar berani disematkan.

SMP Utama Muhammadiyah Sumbang meyakini, pendidikan terbaik lahir dari kebersamaan. Ketika ayah hadir, ketika anak dikuatkan, dan ketika nilai dipahami sebagai proses, maka masa depan akan terbuka lebih lebar—dengan harapan, kerja keras, dan doa yang tak putus.

Karena belajar bukan sekadar mengejar nilai, tetapi menyiapkan diri untuk menjemput masa depan.

Post a Comment